Terapkan Program Diet Sampah, UTU Dapat Penghargaan Dari Let's Do It Indonesia
  • Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
  • 18. 06. 2019
  • 0
  • 672

PPID.UTU | Bali - Let's Do It Indonesia memberikan penghargaan kepada Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) atas kebijakan kampus dalam mencanangkan dan menerapkan program "Diet Sampah" yang telah dideklarasikan April lalu. 

Penghargaan ini diterima langsung oleh Ishalyadi, SKM., M.Kes, Leader WCD (World Cleanup Day) Aceh yang juga Dosen Universitas Teuku Umar yang hadir mengikuti program Leader Academy Asia dan Oceania yang digelar di Bali, 13-16 Juni 2019. 

Koordinator Let's Do It Indonesia Agustina menjelaskan penganugerahan ini diberikan atas penerapan program diet sampah di Kampus UTU. Program ini sangat bagus dan perlu kita dukung bersama, imbuhnya. "Harapannya kedepan semakin banyak kampus menerapkan hal yang sama, karena kampus memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan tetap clean dan green. Harapnya. 

Ishalyadi selaku inisiator daripada program Diet Sampah Universitas Teuku Umar menjelaskan, program ini didesaign dan dilaksanakan oleh teman-teman Dosen melalui Dharma Wanita UTU dibawah koordinasi Ibu Rektor, Ibu Ardawalis Abdurrahman dan mendapat dukungan penuh dari Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA. Salah satu kebijakan Rektor terkait program diet sampah adalah dengan mengeluarkan kebijakan melarang pengadaan dan distribusi Air Mineral kemasan plastik, diganti dengan pengadaan dispenser di setiap unit dalam lingkup Universitas Teuku Umar. 

"Mulai dari bulan April 2019 lalu, UTU lewat kebijakan Rektor resmi melarang peredaran minuman air mineral kemasan. Setiap unit disedikan dispenser dan galon isi ulang. Setiap karyawan dan dosen diminta untuk membawakan botol minuman masing-masing. Sehingga sampah plastik dari kemasan air mineral tidak beredar di kampus. Sampah plastik jenis itu sangat susah terurai yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Program ini bagian dari implementasi Visi itu sebagai kampus Inspirasi dan Referensi." Lanjut Ishal

Let's Do It Indonesia?

Let's Do It Indonesia adalah sebuah gerakan sosial yang mengajak setiap orang untuk berkontribusi membuat lingkungan menjadi lebih bersih melalui kegiatan bersih-bersih yang diadakan serentak di Indonesia. LDI Indonesia lahir dalam rangka mendukung gerakan bersih-bersih di seluruh dunia yang diinisiasi oleh Let's Do It World (www.letsdoitworld.org). LDI World merupakan sebuah gerakan global yang resmi didirikan pada tahun 2008 di Estonia, dengan tujuan melakukan gerakan bersih-bersih di seluruh dunia. Saat ini 113 negara turut serta mengambil peran dan telah melibatkan 16 juta relawan di seluruh dunia dalam berbagai proyek untuk membersihkan negara mereka dari sampah. 

Sebagai negara yang menyandang predikat negara terpadat keempat di dunia, Indonesia pun ikut mengambil bagian dalam komunitas global ini. LDI Indonesia pertama sekali diperkenalkan melalui sebuah acara Clean Up di Bandung pada tahun 2013. Semenjak saat itu Trash Warriors yang telah mengikuti konferensi LDI di Filipina, Turki, dan Estonia memulai berbagai proyek untuk membersihkan sampah di berbagai daerah di Indonesia. LDI Indonesia turut bekerjasama dengan berbagai komunitas dan mengajak ribuan relawan untuk "bersih-bersih" di pulau-pulau terluar Indonesia. 

Editor : Aduwina Pakeh 

Komentar :

Lainnya :