Prof. Feliatra Akui UTU Terus Berpacu Membangun
  • UTU News
  • 27. 05. 2019
  • 0
  • 471

“Universitas Teuku Umar (UTU) harus lebih bisa membuka diri terhadap berbagai hal, misalnya ada dosen baru dalam bidang ilmu tertentu yang ingin bergabung dengan UTU. Hal ini penting untuk menunjang peningkatan kualitas institusi disamping bisa saling menguntungkan karena mempunyai karakteristik ilmu dan pengalaman yang berbeda”. Ujar Prof. Feliatra.

Prof. Dr. Ir. Feliatra, D.E.A, (Guru Besar Ilmu Kelautan Universitas Riau) juga salah satu Asesor BAN-PT mengatakan hal itu, ketika ditemui Tim UTU News pada kegiatan visitasi akreditasi Program Studi Sumber Daya Akuatik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU), 24 April 2019.  “UTU harus terus berpacu dengan waktu untuk meningkatkan berbagai aspek, melakukan pembenahan sebagai upaya bersaing baik ditingkat regional maupun internasional”. 

Menurut Prof. Feliatra, membangun sebuah institusi bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan kerjasama tim yang solid, tanpa tim yang solid lembaga akan bergerak di tempat. UTU merupakan perguruan tinggi yang masih muda perlu terus berbenah terus bergerak untuk mewujudkan visi dan misi-nya.

“UTU bisa dikatakan kampus muda, apabila dilihat dari sisi penegeriannya. Namun, dari sisi sejarah UTU merupakan salah satu kampus yang sudah mengalami proses panjang dari semenjak swasta. Sehingga, berbagai hal sudah dilakukan untuk peningkatan kualitas. Dari berbagai hal tersebut hanya tinggal membenahi dimana sisi kekurangannya saja”, tambahnya. 

Kemajuan sebuah institusi pendidikan tinggi bukan hanya dinilai dari para lulusan yang sudah berkerja. Akan tetapi, juga dinilai dari tingkat keaktifan tenaga pendidik dalam berbagai kegiatan, baik itu menulis pada jurnal nasional yang terakreditasi maupun jurnal internasional. Selain itu, tingkat penelitian yang dihasilkan oleh seorang dosen juga akan meningkatkan status sebuah perguruan tinggi.

Prof. Feliatra mengatakan, saat ini sangat banyak dana penelitian untuk dosen yang mau berkompetisi untuk mendapatkannya, baik itu dana hibah DIKTI, dana penelitian kampus, dan dari sumber lainnya. Persaingan ditingkat perguruan tinggi saat ini sangatlah kompetitif, dengan begitu, berbagai masukan untuk peningkatan kemajuan perguruan tinggi harus diterima, khusunya untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang perlu terus memperbaiki kekurangan agar menjadi fakultas terdepan di kawasan Pantai Barat Selatan Aceh dan juga menjadi acuan bagi semua bidang yang berkaitan dengan perikanan dan ilmu kelautan. (Anhar Fazri)

Lainnya :