Prof. Ali Sarong Sampaikan Tausiyah di Depan Sivitas Akademika UTU
  • UTU News
  • 01. 06. 2019
  • 0
  • 342

MEULABOH – Prof. Ali Sarong mengatakan, Allah SWT telah memberikan nikmat yang banyak kepada kita selaku hamba-Nya. Semua nikmat yang telah diberikan kepada kita, Allah SWT tidak pernah minta untuk dikembalikan, tetapi Allah SWT hanya meminta kepada hamba-Nya yang beriman untuk selalu mensyukuri  nikmat yang telah diberikan dan menta`ati perintah serta larangan-Nya.

Prof. Dr. M. Ali Sarong, M. Si, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK UTU) menyampaikan tausiyah-nya ba`da shalat dhuhur berjamaah di Masjid Universitas Teuku Umar, pada hari ke 22 ramadhan, Selasa, 28 Mei 2019. Usai memimpin imam shalat dhuhur berjamaah, Prof. Ali Sarong dimohon untuk menyampaikan tausiyah singkat di depan para dosen, mahasiswa dan sivitas akademika UTU yang menjadi jamaah tetap shalat dhuhur setiap hari senin hingga kamis dalam sepekan baik dalam bulan ramadhan maupun di luar bulan ramadhan. 

Prof. Ali Sarong mengutip salah satu Firman Allah SWT dalam Alquran, (QS. Ibrahim: 7), “La-in Syakartum La-aziidannakum Wala-in Kafartum Inna `Adzaabii Lasyadid” , Artinya, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur atas nikmat-Ku, pasti akan Kami tambah (nikmat-Ku) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’. 

Dan ucapkan selalu do`a, “rabbana atina fiddun-ya hasanah wafil-a khirati hasanah Waqinaa `adza ban-naar”. Mengucapkan doa juga bagian dari rasa syukur kita, setelah kita memohon kepada Allah SWT untuk mencapai kebahagian di dunia dan kebahagiaan diakhirat.

Prof. Ali Sarong mengajak para jamaah untuk merenungi makna dan hakikat Firman Allah SWT dalam Surat Ibrahim tersebut, sehingga kita selaku hamba-Nya akan semakin tahu bagaimana menjadi seorang hamba yang bersyukur. Intinya, Allah SWT meminta kepada kita untuk selalu bersyukur terhadap nikmat yang telah kita peroleh dari-Nya.

Sederhana dan mudah sekali kita menyatakan rasa syukur kita kepada Allah SWT,  kalau kita mau dan mampu memahami hakikat daripada anjuran untuk bersyukur.  Bagi yang bekerja di UTU ini, yang  diberikan kepercayaan baik sebagai Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro dan jabatan-jabatan lainnya, perlu disyukurinya dengan sungguh-sungguh, karena tidak semua manusia bisa mendapatkan jabatan seperti itu. Rasa syukur dapat diwujudkan melalui pengabdiannya dengan selalu mau bekerja dengan baik, disiplin dan penuh tanggungjawab dan tidak mengabaikan kewajiban, itu juga termasuk bagian dari rasa syukur kita.

Demikian halnya, bagi mahasiswa yang telah diterima menjadi mahasiswa di Universitas Teuku Umar ini juga harus terus menerus mewujudkan rasa syukurnya kepada Allah SWT, karena banyak saudara-saudara kita yang lain yang belum diberi kesempatan untuk melanjutkan kuliah di UTU ini. Salah satu untuk mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT, mahasiswa harus taat kepada perintah Allah SWT, termasuk dalam hal menuntut ilmu,  patuh dan disiplin dalam belajar.

Menuntut ilmu  yang merupakan kewajiban bagi laki-laki dan perempuan, harus dijalani dengan baik dan benar. Dengan ilmu kita bisa hidup bahagia di dunia, dengan ilmu kita juga bisa hidup bahagia diakhirat. “Ilmu jika diberikan akan bertambah, sedangkan harta dibelanjakan akan berkurang, begitu Prof. Ali Sarong menyampaikan diakhir tausiyah-nya (***)

Lainnya :