Prof. Ahmad Syuhada : UTU Perlu Perbanyak Dosen dan Mahasiswa Luar Daerah
  • UTU News
  • 10. 06. 2019
  • 0
  • 477

“Universitas Teuku Umar (UTU) perlu memperbanyak mahasiswa dari luar daerah. Langkah yang harus ditempuh adalah melakukan sosialisasi ke luar daerah. Dengan adanya masyarakat luar daerah kuliah di UTU, akan lebih terpacu mahasiswa di daerah dalam mengejar ilmu pengetahuan. “Promosi sangat penting dilakukan ke sekolah-sekolah (keluar daerah), tidak hanya di dalam daerah saja.

Saran tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Prof. Dr. Ir. Ahmad Syuhada, M.Sc, ketika ditemui Tim UTU News di ruang kerjanya di Darussalam, Banda Aceh, baru-baru ini. Selain itu, UTU perlu menambah dosen dari luar daerah. Caranya, melalui kerjasama dengan perguruan tinggi lain.  

“Dengan adanya dosen dari luar, akan lebih terbuka wawasan bagi mahasiswa kita. Apalagi dosen-dosen dari luar itu, sudah banyak menimba ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh dari luar negeri, sehingga mahasiswa kita makin tertarik untuk lebih bersemangat dalam belajar”, ujar Prof. Ahmad Syuhada, yang juga Ketua Laboratorium Rekayasa Termal, Fakultas Teknik-Unsyiah.

Prof. Ahmad Syuhada mengatakan, dosen perlu terus didorong melakukan penelitian dan pengabdian. Kenapa dosen kurang sekali melakukan penelitian karena tidak ada inovasi.  Seperti di Unsyiah, dosen tidak perlu kemana-mana lagi sekarang, mereka fokus dengan penelitian saja. Untuk itu, dosen UTU perlu terus didorong melakukan penelitian, karena biaya penelitian dan pengabdian yang disediakan Dikti itu cukup besar. Salah satu untuk meningkatkan kualitas lembaga melalui penelitian dan pengabdian yang dilakukan dosen dan mahasiswa.

Selain itu, jurnal sangat penting ditingkatkan di UTU. Sekarang ini, penelitian yang mengunakan biaya negara diatas Rp. 100 juta syaratnya harus dimasukkan di jurnal, paling kurang jurnal terakreditasi nasional. Dan juga lakukan konferensi, bisa di Aceh atau diluar. Kelebihan Unsyiah sekarang menyediakan dana penelitian, satu konferensi internasional dilakukan di Aceh, Unsyiah akan memberikan biaya Rp. 100 juta. 

Dalam kesempatan itu, Prof. Ahmad Syuhada menyarankan, UTU juga sangat penting membentuk tim yayasan pemikir. di Unsyiah namanya Yayasan Pembina Pembangunan Darussalam (YPPD). Tujuannya yayasan tersebut untuk memikir kemajuan pendidikan ke depan. Personilnya itu, selain dari dalam juga boleh dari luar termasuk tokoh-tokoh di luar Aceh.(***)

Lainnya :