Merajut Kebersamaan Berbuka Puasa Bersama Keluarga Besar FPIK
  • UTU News
  • 01. 06. 2019
  • 0
  • 536

MEULABOH – Pada akhir ramadhan 2019, keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU) berbuka puasa bersama.  Kegiatan berbuka puasa bersama yang berlansung di Lantai 1 FPIK, juga dihadiri Sivitas Akademika UTU, serta penyampaian tausiyah oleh salah seorang Teungku dari Gampong Gunong Kleng.

Kegiatan berbuka puasa dengan menyajikan berbagai menu dengan beragam makanan itu, pada intinya adalah untuk memperkuat silaturrahmi dan terbinanya kebersamaan dalam kesederhanaan sesama keluarga besar FPIK, dosen, tenaga kependikan, dan mahasiswa FPIK  UTU

Sebelum tausiyah dan berbuka puasa, Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali Sarong, M.Si menyampaikan, hari ini, Rabu, 29 Mei 2019,  “kami dapat melakukan dua kegiatan, pagi hingga menjelang sore kami adakan pelatihan aplikasi pembelajaran e-Learning bagi dosen FPIK.  Alhamdulillah, kegiatan pelatikan e-Learning berjalan sukses. Pada sore hari  dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama keluarga besar FPIK”, ujar Prof. Ali Sarong dalam pengantar singkat.

Dalam tausiyahnya, penceramah antara lain menguraikan, ciri-ciri penghuni surga dan penghuni neraka. Ada empat ciri calon penghuni surga. Pertama, awwab yaitu orang yang kembali kepada Allah dari kemaksiatan. Artinya, pulang kepada zikrullah setelah melalaikannya. Kedua, hafidz yaitu memelihara aturan-aturan Allah SWT. Tentang hafidz ini, Ibnu Abbas mengatakan, memelihara semua peraturan Allah SWT adalah memelihara apa-apa yang diamanahkan dan apa-apa yang difardhukan Allah SWT kepadanya.

Ketiga, khasyyah adalah rasa takut seorang hamba yang disebabkan ilmu yang dimilikinya terhadap hal yang ditakuti. Keempat, hati yang inabah. Ibnu Abbas mengatakan, maksudnya adalah datang dengan hati yang kembali kepada Allah SWT setelah berbuat maksiat. Ibnu al-Qayyim menambahkan, inabah adalah kembali menggapai ridha Allah SWT dengan disertai taubat serta mengikhlaskan niat. Inabah merupakan pintu kebahagiaan untuk memperolah hidayah Allah SWT.

Sedangkan ciri-ciri penduduk neraka, Rasulullah Muhammad SAW dari sahabat-nya Amr bin al`Ash, Rasul bersabda, “Sesungguhnya penduduk neraka itu adalah setiap orang yang kasar, angkuh, arogan, suka mengumpulkan harta dan suka menghalangi orang kepada kebenaran. Sedangkan penduduk surga adalah orang yang lemah yang selalu terzalimi”. (***)

Lainnya :