Kapolres Bobby,
  • UTU News
  • 06. 05. 2019
  • 0
  • 227

MEULABOH – Kapolres Kabupaten Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa menegaskan, salah satu cara untuk menghindari peredaran dan penyalahgunaan narkoba bagi kalangan mahasiswa dapat dilakukan dengan diskusi, dan melalui pemberian materi mata kuliah atau dalam proses pembelajaran.

“Lakukan sosialisasi tentang kesadaran dan pengetahuan mengenai bahaya narkoba. Tanamkan kepada mahasiswa cara-cara menghindari dan mencegah pemakaian narkoba melalui diskusi dan pada saat dosen memberikan materi kuliah”, tegas Kapolres Aceh Barat, Bobby Aria.

Penegasan Kapolres Bobby Aria Prakasa itu, disampaikan ketika mendeklarasikan anti narkoba bersama Rektor Universitas Teuku Umar (UTU),  Prof. Dr. H. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA di Halaman Rektor UTU, Rabu, 24 April 2019. Deklarasi anti narkoba dihadiri Para Wakil Rektor, Para Dekan, Kepala Biro, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan Universitas Teuku Umar. Usai melakukan deklarasi bersama dilanjutkan dengan tes urine bagi kalangan pimpinan, dosen, mahasiswa, dan sekuriti Universitas Teuku Umar

Deklarasi yang bertema, “Mewujudkan UTU yang Terpelajar, Berprestasi dan Bebas Narokaba” disambut baik seluruh pimpinan dan sivitas akademika UTU.

Dalam kesempatan itu, Rektor Prof. Jasman  mengajak seluruh sivitas akademika dan lebih khusus kepada mahasiswa UTU supaya menghindari dan  menjauhi pemakaian narkoba. “Narkoba musuh kita  bersama, yang bisa merusak dan menghancurkan generasi kita sebagai harapan bangsa. Siapa saja yang terlibat menggunakan narkoba bagi keluarga besar UTU ini, saya tidak akan pernah untuk membelanya”, tegas Prof. Jasman.

Sementara itu, Kapolres Bobby Aria Prakasa mengakui saat ini korban (pelaku) tindak pidana narkotika dan bagi kalangan mahasiswa di Kabupaten Aceh Barat relatif  aman, meskipun indikasi terhadap penggunaan narkoba bagi kalangan mahasiswa masih ditemukan. (***)

Lainnya :