FPIK UTU Gelar Workshop Tridharma Perguruan Tinggi Bagi Dosen
  • UTU News
  • 21. 02. 2019
  • 0
  • 259

MEULABOH – Dalam upaya peningkatan kapasitas tridharma perguruan tinggi, dosen Universitas Teuku Umar (UTU) diberi kesempatan mengikuti Workshop, “Peningkatan Kapasitas Dosen Dalam Pelaksanaan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat”.  Kegiatan workshop yang diselenggarakan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK-UTU), berlangsung Gedung Laboratorium Terpadu FPIK, Kamis 21 Februari 2019.

Kegiatan Workshop yang diawali dengan pengantar singkat Dekan FPIK-UTU, Prof. Dr. Muhammad Ali, S.,M.Si, dibuka Wakil Rektor II-UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si. Kegiatan workshop yang diikuti para dosen dari semua fakultas dalam lingkup UTU, berlangsung satu hari penuh, mulai jam 9.00 pagi sampai sore hari. 

Wakil Dekan II-FPIK UTU, Hafinuddin, M.Sc menjelaskan, pemateri workshop peningkatan kapasitas dosen dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat adalah Dr. Wiwit Artika, S.Si.,M.Ed dan Dr. Suhartono, M.Sc (dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh). Materi dari Wiwit Artika berkenaan dengan pembelajaran dengan metode pembuatan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Sedangkan Suhartono materinya terkait dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Wiwit Artika antara lain menjelaskan, model pemebelajaran inovatif terdiri dari model pembelajaran kontekstual, model pembelajaran kooperatif, modal pembelajaran konstruktivisme, model pemecahan dan lain-lain. Implikasi KKNI pada Pendidikan tinggi adalah penataan jenis dan strata Pendidikan, penyetaraan mutu lulusan, pengembangan system penjaminan mutu, pengembangan kurikulum, memfasilitasi Pendidikan sepanjang hayat.

Dijelaskan juga mengenai deskripsi capaian pembelajaran, sesuai Permendikbud No. 49 tahun 2014, antara lain: menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjelankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika; berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban berdasarkan pencasilan, berperan sebagai warga negara yang banggga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; menghargai keanekaragaman budaya, padangan, agama dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisional orang lain; bekerjasama dan memiliki kepekaan social serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan. (Zakir)

Lainnya :