FEB Unsyiah Bedah Buku
  • UTU News
  • 21. 06. 2019
  • 0
  • 445

MEULABOH – Pimpinan Fakultas Ekonomi Bisnis-Universitas Syiah Kuala (FEB-Unsyiah) membedah buku "Assessment Center Pedoman Uji Kompetensi Jabatan Pemimpin Tinggi’ karya Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Prof. Dr. H. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA, Selasa 18 Juni 2019. Bedah buku yang dilakukan di Balai Sidang FEB Unsyiah itu, dalam rangka  Ulang Tahun ke 60 dan Reuni Akbar, FEB Unsyiah.

“Dekan FEB Unsiyah,  Prof. Dr. M. Nasir juga mengapresiasi penulisan buku "Assessment Center”. Bedah buku "Assessment Center” yang turut dihadiri Mantan Menpan RB Dr. Azwar Abu Bakar, SE, MM, serta beberapa kampus dikawasan Banda Aceh itu, dibahas oleh Prof. Dr. A. Rahman Lubis, SE. M.Sc (Ketua Program Studi S3 Unsyiah dan Ir. Faizal Adriansyah, M.Si.(Kepala LAN Perwakilan Aceh). Dari Universitas Teuku Umar, hadir Kepala Biro Umum dan Keuangan, Mawardi Amin, SE.,Ak, dan Kepala Bagian Keuangan, Zulfirman, SE.,M.Si serta sejumlah dosen dari Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi-Universitas Teuku Umar.

Sebelumnya, “Buku,’Assessment Center, karya Prof. Jasman ini juga telah di bedah pada acara Simposium Nasional, yang dilaksanakan di Aula Gedung Pasca Sarjana UPN Veteran Jawa Timur, (Jatim), pada,  4 April 2019. Ketika itu, Buku ’Assessment Center’ dibahas oleh empat  Profesor yaitu Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti, MSc, (Rektor UPN Veteran Yogjakarta periode 2014-2018), Prof. Dr. Sulistiono, DEA, (Rektor Institut Teknologi Kalimantan), Prof. Dr. Rudi Priyadi, MS, (Rektor Universitas Siliwangi), CPA dan Prof. Dr. Ir. Syarif Imam Hidayat, MM.

Penulis buku "Assessment Center” merupakan Guru Besar Unsyiah dan pendiri Jasman Assessment Center. Buku ini hadir dari berbagai pengalaman Prof. Jasman yang selama ini dipercaya melaksanakan fit and proper test untuk sejumlah seleksi pejabat eselon II (Kepala SKPD Provinsi Aceh dan sejumlah kabupaten di Aceh) dan eselon I (Sekda Provinsi Aceh).

Dalam pemaparannya antara lain, Prof. Jasman menjelaskan, begitu banyak berita yang mencengangkan sekaligus memprihatinkan terkait praktik jual beli jabatan di Birokrasi Indonesia yang kian memprihatinkan yang berimplikasi pada buruknya kualitas ASN di Indonesia. “Hal terpenting dalam setiap seleksi jangan minta peserta tes menghayal tapi sampaikan prestasi dan kebanggaan dan realitas yang telah di capai. Selain kualitas juga loyalitas sangat diperlukan dalam perekrutan pejabat”. 

Ada 3 dimensi kompetensi yang dibutuhkan bagi seorang pejabat yang menempati posisi Jabatan Pimpinan Tinggi adalah kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural. Dalam buku "Assessment Center” ini, pendekatan yang digunakan untuk menguji ketiga dimensi utama tersebut, sehingga memungkinkan kandidat mendapatkan kesempatan menunjukkan kompetensinya dalam sejumlah situasi yang berbeda.

Bedah buku Assessment Center setebal 380 halaman ini dicetak dan telah diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Kompas Gramedia Building, Jakarta ini merupakan pendekatan untuk mengevaluasi kandidat secara komprehensif dengan menggunakan teknik standar dalam kondisi terkendali.

Buku Assessment Center ini dapat menjawab berbagai tantangan selama ini. Assessment Center saat ini merupakan satu-satunya buku terkait uji kompetensi jabatan pemimpin tinggi yang telah terbit. Buku yang telah beredar luas melalui jaringan toko buku Gramedia Pustaka Utama telah menjadi pegangan bagi para Assessor dari berbagai Kementerian dan Pemerintah Daerah dalam memilih pemimpin tinggi.

Pembahas sebelumnya menyebutkan, buku Assessment Center ini sebagai produk inovatif dan sangat berkontribusi bagi pengembangan SDM. Yang paling menarik dari buku Assessment Center ini adalah tulisan diawali dengan reformasi birokrasi yang bisa menjawab kondisi saat ini yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Para pembahas sebelumnya, mengaku kesulitan mencari referensi untuk seleksi jabatan sehingga buku Assessment Center  ini bisa menjadi handbook untuk pelaksanaan tugas kedepan.  Dalam buku ini dijelaskan seorang pemimpin bukan hanya sekedar menjalankan rutinitas tapi juga harus mempunyai inovasi. (Muzakkir)

Lainnya :