Dosen UTU Diberi Pemahaman Tentang Implikasi KKNI
  • UTU News
  • 23. 06. 2018
  • 0
  • 555

MEULABOH – Prof. Dr. Edi Cahyono, dari Kemenristekdikti RI menjelaskan tentang implikasi Kerangka kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), unsur deskripsi KKNI dan rasionalisasi proses pengembangan KKNI terhadap Pendidikan Tinggi (PT) di Indonesia.

Penjelasan Prof. Edi itu, disampaikan di depan dosen Universitas Teuku Umar (UTU) belum lama ini, di lembaga pendidikan tersebut dalam kegiatan yang bertema, “Pelatihan pembelajaran berorientasi KKNI bagi dosen di Perguruan Tinggi dan Sosialisasi Reformasi Kurikulum”.

Menurut Prof. Edi, implikasi KKNI dimaksud yang harus diterapkan di lembaga pendidikan tinggi itu adalah penataan jenis dan strata pendidikan, penyetaraan mutu lulusan, pengembangan sistem penjaminan mutu, pengemangan kurikulum, dan memfasilitasi pendidikan sepanjang hayat.

Prof. Edi juga menjelaskan, unsur deskripsi KKNI yaitu sikap dan tata nilai, kemampuan kerja, kemampuan manajerial, dan penguasaan pengetahuan. Sedangkan rasionalisasi proses pengembangan KKNI mencakup integrasi KKNI dalam pengembangan kurikulum, konsekwensi KKNI terhadap perguruan tinggi dan pengembangan SNDIKTI, pengembangan level kualifikasi dan benchmarking, kolaborasi ketenagakerjaan dan pendidikan, serta landasan hukum.

Prof. Edi memaparkan, KKNI merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Secara konseptual setiap jenjang kualifikasi dalam KKNI disusun  enam parameter utama yaitu  ilmu pengetahuan, pengetahuan, pengetahuan praktis,  ketrampilan, afeksi dan kompetensi.

Prof. Edi juga menjelaskan, tentang peningkatan level KKNI melalui berbagai alur. Secara singkat Prof. Edi juga menguraikan mengenai unsur deskripsi KKNI mencakup sikap dan tata nilai (deskripsi umum), kemampuan manajerial, kemampuan kerja, dan penguasaan pengetahuan. Selain Prof. Edi, juga hadir memberikan materi adalah Dr. Sri Sunning Kusumawardhani yang juga dari Kemenristekdikti. (Muzakkir)

Lainnya :