Demi Kesempurnaan Buku Sejarah UTU, Tim Penulis Hadirkan Para Tokoh Pendiri UTU
  • UPT_TIK
  • 22. 03. 2018
  • 0
  • 482

MEULABOH - Tim Penulis buku sejarah Universitas Teuku Umar (UTU) mengadakan Forum Discusson Group (FGD) di Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar, Selasa (20/03/2018). FGD yang diadakan ini bertujuan untuk menyesuaikan dan melengkapi data antara tim penulis dan para pelaku sejarah UTU itu sendiri, kegiatan yang dihadiri oleh kalangan pendiri UTU ini adalah agar tidak timbulnya kesalahpahaman penulisan tersebut penulis juga mempersiapkan draff buku yang akan menjadi koreksi bersama.

Rektor UTU Prof. Jasman J. Ma’ruf dalam sambutannya, mengatakan bahwa buku UTU harus ditulis dengan seindah warna aslinya karena buku tersebut akan menjadi sejarah yang akan dibaca oleh anak cucu hingga ratusan tahun ke depan.

“Buku sejarah ini harus ditulis seindah warna aslinya, tidak ada yang dihapus dan dihilangkan. Dengan begitu, FGD ini sangat perlu dilakukan untuk memberikan kesempurnaan dan juga nanti jangan ada terkesan ada yang ditinggalkan. Maka, disinilah kita bersama mempelajari dan mengkritisi bersama dimana ada kekeliruan dalam penulisan buku ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Teuku Dadek selaku salah seorang dalam Tim Penulis Buku, mengungkapkan bahwa FGD tersebut merupakan salah satu wadah bagi tim penulis buku untuk menggali dan menyempurkan draft buku yang sudah disusun.

“Setiap saran dan kritik akan kita terima demi menyempurnakan buku ini dan pastinya disini tidak ada unsur kepentingan apapun, makanya dalam hal ini kita adakan FGD ini agar semuanya jelas dan tidak terpotong-potong. Jadi apabila masih ada yang kurang bisa langsung disampaikan kepada kami beserta data yang konkrit biar jelas apa yang kita masukkan ke dalam buku ini nantinya,” pungkasnya.

Berdasarkan pantaun tim redaksi UTU News, para peserta yang hadir dalam FGD tersebut cukup aktif dalam memberikan masukan dan saran kepada tim penulis. Dalam kegiatan FGD itu juga telah menghasilkan berbagai macam poin baik dari kalangan pendiri UTU dan alumni yang hadir. Berpedoman pada hasil FGD ini nantinya setiap hal yang terlihat kurang akan terus dilengkapi untuk menjaga sejarah UTU secara utuh dan tidak ada yang terpotong.

Lainnya :