Asesor BAN-PT Apresiasi Perpustakaan UTU
  • UTU News
  • 11. 07. 2019
  • 0
  • 694

MEULABOH – Asesor dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tunggi (BAN-PT) mengapresiasi keberadaan Perpustakaan Universitas Teuku Umar (UTU). Apresiasi itu disampaikan ketika tim asesor mengunjungi  lembaga baacaan tersebut, 9 Juli 2019.

Kepala UPT Perpustakaan UTU, Najamuddin, SE.,M. Si menjelaskan, asesor yang berkunjung ke Perpustakaan UTU adalah  Dr. Ir. Reny Herawati, MP (Universitas Bengkulu) dan Dr. Ir. Bambang Joko Priatmadi, MP (Universitas Lambung Mangkurat). “Kunjungan ke perpustakaan itu sebelum kedua asesor tersebut melakukan visitasi terhadap Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Fakultas Pertanian-Universitas Teuku Umar (FP-UTU)” ujar Najamuddin.

“Kondisi Perpustakaan UTU ini sudah lumayan baik, dan nyaman bagi pembaca. Demikian juga fasilitas yang ada sudah memadai. Disamping itu,  akses informasi mengenai pencarian dan peminjaman buku sudah baik dan mudah untuk diakses bagi pengunjung. Namun, ke depan perlu terus ditingkatkan kemajuannya agar  perpustakaan UTU lebih besar dan berkembang”, ujar asesor.

Dalam kesempatan itu, selain asesor memberi apresiasi keberadaan perpustakaan, juga memberikan saran dan masukan untuk kemajuan perpustakaan yang lebih baik, berkualitas dan berinovasi ke depan. Saran dan masukan asesor antara lain, perlunya ruangan bacaan yang lebih luas lagi agar menampung pengunjung lebih banyak lagi. “Dalam satu hari, mahasiswa yang mengunjungi Perpustakaan UTU rata-rata mencapai 70 orang”, ujar Najamuddin yang juga Dosen FISIP UTU.

Selain itu, juga disarankan, ruang baca perlu disekat untuk kenyamanan mahasiswa dan lebih berprivasi bagi yang ingin berdiskusi kelompok, mengerjakan tugas agar tidak terganggu dengan pengunjung lainnya dan perlu alat peraga atau informasi lain yang berhubungan dengan perpustakaan, termasuk link jurnal dan lainnya dalam bentuk banner, spanduk.

Asesor juga memberi masukan supaya dapat dilakukan penambahan computer untuk system OPAC, yang bisa memudahkan pengunjung untuk mengakses informasi, mencari buku yang dibutuhkan dan untuk dipinjam, penambahan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan pengguna perpustakaan.

System OPAC yang lebih detil dan buku yang ditampilkan bisa dibaca secara online. Lebih meningkatkan system library digital yang mudah diakses hingga skala Internasional. Selain itu, perlu meningkatkan kerjasama yang berhubungan dengan keperpustakaan baik skala nasional maupun internasional dan  tingkatkan akses jurnal bagi dosen dan bagi mahasiswa agar mudah dan dapat diakses. (***)

Lainnya :